Foto Bersama
Batam sinarpersmedia.pro – Satuan Tugas (Satgas) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam menyatakan akan melakukan aksi unjuk rasa setelah upaya komunikasi melalui jalur resmi tidak mendapat tanggapan dari DPRD Kota Batam.
Perwakilan Satgas DLH mengungkapkan bahwa pihaknya telah dua kali melayangkan surat permohonan Rapat Dengar Pendapat (RDP) kepada DPRD Kota Batam. Surat pertama ditujukan kepada Ketua DPRD Kota Batam pada 11 Februari 2026. Meski telah diterima secara resmi, hingga saat ini tidak ada tindak lanjut atau respons dari pihak DPRD.
Tidak berhenti di situ, Satgas DLH kembali mengajukan surat permohonan RDP kedua yang ditujukan kepada Ketua Komisi III DPRD Kota Batam pada 30 Maret 2026. Surat tersebut juga telah diterima, namun kembali tidak mendapatkan tanggapan.
“Berbagai upaya persuasif sudah kami tempuh, mulai dari menyampaikan aspirasi secara resmi hingga menunggu itikad baik untuk berdialog. Namun hingga saat ini belum ada respons dari pihak terkait,” ujar salah satu perwakilan Satgas DLH yang enggan disebutkan namanya.
Akibat tidak adanya kejelasan tersebut, Satgas DLH menyatakan kemungkinan besar akan menggelar aksi unjuk rasa sebagai bentuk penyampaian aspirasi secara terbuka. Aksi tersebut direncanakan berlangsung pada Jumat, 1 Mei 2026, pukul 07.00 WIB, bertepatan dengan peringatan Hari Buruh.
Langkah ini disebut sebagai pilihan terakhir setelah jalur komunikasi formal tidak membuahkan hasil. Satgas DLH berharap melalui aksi tersebut, aspirasi mereka dapat didengar dan mendapat perhatian serius dari pihak DPRD Kota Batam.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari DPRD Kota Batam terkait tidak ditanggapinya dua surat permohonan RDP tersebut.
Red. SPM