MAFINDO-Lembata Gandeng Perpustakaan Sahabat Baca Gelar Literasi Digital di Desa Kalikur
Red. SPM | 03 November 2025 | Dibaca 238 kali | OPERATOR 1

MAFINDO-Lembata Gandeng Perpustakaan Sahabat Baca Gelar Literasi Digital di Desa Kalikur

sinarpersmedia.pro, Buyasuri, 2 November 2025 – Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) Wilayah Lembata berkolaborasi dengan Perpustakaan Sahabat Baca Desa Kalikur menggelar kegiatan literasi digital bertajuk “Dari Buku ke Layar: Tantangan Literasi di Era Digital.” Kegiatan ini berlangsung di Desa Kalikur, Kecamatan Buyasuri, Kabupaten Lembata, dan dihadiri oleh relawan lintas organisasi masyarakat, tenaga pendidik, pegiat literasi, serta komunitas baca setempat.

Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kembali budaya literasi di tengah masyarakat sebagai upaya menangkal hoaks dan disinformasi yang kian marak di era digital. Melalui kegiatan ini, peserta diajak memahami pentingnya berpikir kritis, membaca sumber tepercaya, dan membiasakan diri memverifikasi informasi sebelum membagikannya di media sosial.

“Beragam informasi kini membanjiri dunia maya, sehingga masyarakat sering kesulitan memilah mana yang fakta dan mana yang hoaks. Karena itu, MAFINDO-Lembata berkomitmen memberikan edukasi agar masyarakat dapat saring sebelum sharing, memverifikasi informasi terlebih dahulu sebelum menyebarkannya,” ujar Ramli Leuwayan, Inisiator MAFINDO-Lembata.

Menurut Ramli, budaya literasi bukan sekadar soal membaca, tetapi juga tentang melatih kemampuan berpikir kritis dan memahami informasi secara mendalam. “Di era teknologi digital seperti sekarang, kemampuan literasi menjadi tameng utama dalam menghadapi hoaks,” tambahnya.

Selain diskusi interaktif, kegiatan ini juga diisi dengan sesi berbagi pengalaman, pembacaan reflektif, serta pelatihan cara mengenali berita palsu. Antusiasme peserta terlihat dari semangat mereka berdiskusi dan berbagi pandangan seputar literasi digital.

Ketua Perpustakaan Sahabat Baca, Erni Wati, menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi ini. “Harapan kami, ke depan kegiatan literasi digital seperti ini terus berlanjut. Kami siap berkolaborasi dengan MAFINDO-Lembata dalam berbagai upaya peningkatan literasi masyarakat,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, MAFINDO-Lembata menegaskan komitmennya untuk memperluas gerakan literasi digital hingga ke wilayah pelosok. Program ini menyasar berbagai lembaga, mulai dari pendidikan, keagamaan, masyarakat, hingga pemerintahan dan komunitas lokal. “Kegiatan berbasis komunitas terbukti sangat efektif karena melibatkan masyarakat secara langsung,” tutup Ramli Leuwayan.

BAGIKAN :



Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin